Ramadhan di Ghent, Belgia
Jumat, 23 April 2021
Marhaban yaa Ramadhan, eh udah telat deng ya ini kan udah hari ke-11 Ramadhan. Ya Allah cepet banget :( :).
Oke, hari ini gw mau cerita pengalaman puasa 16 jam di Ghent, Belgia. Rasa bahagia berkecamuk menjadi satu dengan perasaan terbebani karena harus puasa 2 jam lebih lama daripada di Indonesia. Tapi senengnya lebih banyak kok hehe.
Seperti biasanya, jadwal sholat di negara subtropis pasti akan berubah seiring bergantinya musim. Dan di bulan Ramadhan 1442H ini jatuh di tanggal 13 April-12 Mei 2021. Yep, dan itu sudah memasuki musim semi yang mana bunga-bunga bermekaran (walaupun ada salju di bulan April, wkwkwkwk).
Pertanyaannya sekarang adalah "gimana puasa di Ghent?"
1. Berapa lama puasa di sini? kurang lebih di awal 16 jam, pertengahan 17 jam, dan di akhir hampir 18 jam.
2. Rame nggak suasana puasanya? Secara umum, tidak ada yang spesial karena kan negara mayoritas Katholik (walaupun yaaa nggak seagamis itu). Jadi kita bisa dengan mudah menjumpai orang yang sedang makan, minum, dan tentunya pacaran #eh. Tapi kalau teman-teman tinggal di daerah yang mayoritas Turkish gitu, bisa jadi suasana Ramadhan lebih kerasa sih, macem di Rabot, Daamport, atau Ledeberg.
3. Kalau mau cari takjil, bisa banget loh! Tidak kurang dari 20 masjid ada di Ghent loh! Lalu apakah semuanya menyediakan iftar? Ehm.. sejauh ini penulis hanya tahu 3 Masjid yang menyediakan iftar, ketiganya ala-ala Turki. Mana aja tuh? Moskee Okba Ibn Nafaa, Moskee El Fath dan Al Markaz at-Tarbawi.
Dah itu dulu ya cerita hari ini. Ketemu lagi di episode berikutnya
Comments
Post a Comment